Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental Ibu Menyusui

kesehatan mental ibu menyusui

Menjadi seorang Ibu adalah impian banyak perempuan. Namun sebelumnya perempuan harus melewati masa kehamilan yang selanjutnya menjalani masa menyusui. Masa yang sebenarnya rentan bagi seorang perempuan sebab seringnya mengalami mood yang selalu berubah atau mood swing karena pengaruh hormon. Oleh karena itu, sangatlah penting untuk selalu menjaga kesehatan mental Ibu hamil dan menyusui. Anyway, bulan Agustus kita peringati World Breastfeeding Week, boleh dong ya kita sedikit cerita pentingnya menjaga kesehatan mental Ibu menyusui.

 

Kesehatan Mental dan Ibu Menyusui

Pasca melahirkan seorang Ibu memiliki tanggung jawab baru yaitu mengurus dan memberikan ASI pada bayinya. Saat inilah seorang Ibu membutuhkan fisik dan mental yang sehat.

Perubahan emosi sering terjadi pada Ibu yang baru melahirkan yang biasa kita kenal dengan sebutan sindrom baby blues atau Baby Blues Syndrome. Dimana kondisi Ibu mengalami mood swing atau perubahan suasana hati dari bahagia menjadi terharu, mudah cemas, marah dan cepat lelah. Selain itu Ibu juga mengalami insomnia, kurang nafsu makan, sedih kemudian tiba-tiba menangis.

Ibu yang mengalami baby blues atau mood swing seperti ini dapat menyebabkan bayi menjadi semakin rewel, hingga tidak jarang membuat orang sekitar menyalahkan sang Ibu. Hal ini akan membuat Ibu menjadi membenci anaknya dan juga orang lain. Sebab merasa tidak pantas atau gagal menjadi seorang Ibu.

Baby blues umumnya terjadi beberapa hari setelah melahirkan karena pengaruh hormonal yang Ibu alami. Saat kondisi ini pentingnya peran pasangan dan juga keluarga dalam mendukung kesehatan mental sang Ibu. Kurangnya support dari pasangan dan juga keluarga bisa membuat Ibu yang baru melahirkan mengalami depresi paska melahirkan atau Postpartum Depression yang lebih parah dari baby blues.

 

Menjaga Kesehatan Mental Ibu Menyusui

Tiap fase kehidupan memang punya tantangannya sendiri. Selain kesehatan fisik, kita pun juga harus selalu memperhatikan kesehatan mental untuk keseimbangan hidup.

Saat hamil, Ibu memang sebaiknya belajar banyak. Tidak hanya bagaimana cara merawat anak namun termasuk juga seputar hal menyusui. Bagaimana cara peletakan yang benar agar anak bisa mendapatkan asupan ASI yang sesuai kebutuhannya. Sebab cara menyusui juga menjadi salah satu sebab yang mempengaruhi kesehatan mental Ibu.

Jika anak tidak merasa cukup mendapatkan ASI makan anak pun akan menjadi rewel dan tidak jarang, sebagai Ibu baru akan merasa gagal dalam menyusui anaknya. Belum lagi jika orang sekitar juga ikut menyalahkan sang Ibu.

Bayi yang baru lahir sangat bergantung pada Ibunya dan juga ASI. Karena ASI adalah sumber makanan utama bagi sang bayi. Saat menyusui inilah menjadi suatu momen indah bagi setiap Ibu karena bisa merasakan bonding yang kuat antara Ibu dan anak.

Ibu pun juga bisa merasakan percaya diri jika bisa memberikan ASI dengan baik kepada buah hati tercinta. Sebab saat menyusui terjadi pelepasan bahan kimia yaitu oksitosin yang dapat mengurangi stres dan menenangkan hati Ibu. Oksitosin ini juga yang dapat membantu menjalin ikatan dengan bayi dan meningkatkan perasaan kasih sayang antara Ibu dan Si kecil.

Oleh karena itu sangat dibutuhkan kerja sama dari lingkungan terdekat, khususnya pasangan, keluarga maupun tempat kerja untuk mendukung Ibu menyusui agar Ibu selalu merasa bahagia. Sebab Ibu yang bahagia akan menghasilkan ASI yang cukup dan juga berkualitas.

 

Tips Anti Stres Selama Menyusui

 

tips untuk Busui
tips untuk Busui

 

  • Miliki Support System; Peran pasangan sangat penting sebagai support system utama agar Ibu bisa sukses menyusui. Selain itu keluarga terdekat yaitu orang tua, mertua, saudara juga harus turut membantu kelancaran Ibu selama proses menyusui. Selalu mendukung Ibu dalam urusan menyusui dan tidak langsung menyalahkan sang Ibu jika anak rewel. Ikut komunitas menyusui juga bisa menjadi salah satu cara mendapatkan support system saat menyusui lho.
  • Temukan Posisi Nyaman Menyusui; Tiap Ibu dan Anak pasti akan memiliki posisi menyusui yang nyaman bagi keduanya. Bisa dengan duduk ataupun berbaring. Kalau Mamak sendiri sih posisi nyaman saat menyusui yaitu sambil baring yang seringnya malah buat Mamak juga ikut tertidur saat menyusui, hehehh. Percayalah tidurnya Ibu menyusui apalagi saat bayi sedang growth spurt itu surga banget deh! Karena tidak jarang anak hanya ingin menyusu pada satu posisi saja.
  • Konsumsi Makanan Bergizi; Makanan Ibu menyusui akan sangat mempengaruhi kesehatan serta kandungan ASI yang dihasilkan. Namun hindari makanan yang memicu alergi sebab ada bayi yang rentan alergi dengan makanan tertentu. Pengalaman pribadi Mamak nih waktu menyusui Si Kakak, Mamak tidak bisa makan makanan tertentu hingga usianya 6 bulan (sebelum MPASI) karena Si Kakak ternyata alergi seafood dan protein tinggi. Sungguh perjuangan ketika melihat orang makan namun kita cuma bisa jadi penonton saja.
  • Istirahat yang Cukup; Istirahat menjadi sangat mewah bagi seorang Ibu menyusui tapi sangat dibutuhkan oleh Ibu agar tetap waras. Maka beristirahatlah selagi bisa seperti misalnya saat anak sedang tidur pulas. Ibu bisa ikut tidur di samping bayi, tidak perlu lama yang penting tidur cukup dan berkualitas.
  • Lakukan Me Time; Ibu menyusui wajib untuk bahagia dong agar produksi ASI selalu lancar. Sesekali boleh dong luangkan waktu untuk me time seperti mandi lebih lama, makan makanan kesukaan, membaca buku, nonton drama favorit, olahraga ringan ataupun sesekali shopping kebutuhan Ibu.  Menyenangkan diri sendiri itu penting lho.
  • Curhat pada Orang yang Tepat; Jika Ibu sudah tidak bisa menyimpan suatu masalah sendiri, ceritalah pada orang yang tepat seperti pasangan ataupun keluarga dekat. Namun jika Ibu merasa tidak nyaman sebaiknya segeralah konsultasikan pada ahli, jangan simpan sendiri masalah yang Ibu rasakan.

 

 

Penutup

Menyusui merupakan salah satu momen indah bagi seorang Ibu. Saat inilah bonding antara Ibu dan bayi bisa terjalin indah. Selain memperhatikan kesehatan fisik, maka kesehatan mental Ibu menyusui juga perlu dijaga untuk agar proses menyusui anak bisa berjalan lancar. Ibu yang bahagia akan menghasilkan ASI yang cukup dan berkualitas untuk perkembangan sang anak.

Alhamdulillah, Mamak sendiri pun sangat menikmati proses menyusui yang sering bikin rindu karena proses inilah Mamak bisa merasakan quality time bersama Sang buah hati. Bersyukur juga selama ini mendapatkan dukungan dari pasangan, keluarga dan juga orang sekitar dalam urusan menyusui hingga anak-anak bisa mendapatkan hak mereka.

 

Gimana nih pengalaman Temans Mamak dalam menyusui? Atau ada yang sedang menyusui juga? Boleh sharing pengalamannya juga dong ya seputar menyusui. Semangat mengASIhi buat semua Ibu menyusui, bahagia selalu ya, Mak. Agar nanti kita bisa menyimpan kenangan indah seputar menyusui di kamar kenangan kita masing-masing ya:)

 

 

Cheers,

Diah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.