Masuk semester baru, tema pelajaran untuk anak sekolah pun juga baru. Termasuk Si Anak TK yang awal semester genap ini belajar tentang tema Kota Tempat Tinnggalku, dalam hal ini Kota Kendari, tempat tinggal kami saat ini. Jadilah anak-anak dikenalkan segala hal tentang Kota Kendari, Sulawesi Tenggara sebagai tempat tinggal mereka.
Dimulai dari icon atau landmark Kota, kesenian khas daerah, tempat wisata, kerajinan khas, dan tidak kalah serunya juga tentang wisata kuliner dan oleh-oleh khas Kota Kendari. Tidak hanya dikenalkan dalam bentuk gambar atau cerita semata namun anak-anak juga diajak langsung ke tempat-tempat yang telah ditentukan oleh para guru dan juga melihat langsung proses pembuatan kerajinan maupun makanan khas daerah.
Table of Contents
Mengenal Kota Kendari Melalui Kegiatan Anak Sekolah
Jadi melalui tema Kota Tempat Tinggalku ini, anak diajak untuk mengenal dan melihat langsung tempat-tempat yang ada di Kota Kendari dan juga seputar khas Kota Kendari berikut ini.
Jalan-jalan ke Landmark Kota, Tugu Religi
Kalau Jakarta punya Tugu Monas, Surabaya punya Tugu Pahlawan, lalu Yogyakarta punya Tugu Jogja, Kendari pun juga punya Tugu Religi lho atau lebih dikenal dengan Tugu Eks MTQ. Tugu ini dibuat pada tahun 2004 dalam rangka persiapan Kota Kendari sebagai tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQ XXI) pada tahun 2006 lalu.
Tugu setinggi kurang lebih 99 meter ini telah mengalami perbaikan pada tahun 2019, dan juga kawasan sekitarnya sehingga lebih menarik lagi. Salah satunya dengan melengkapi lift bagi pengunjung, sehingga kita bisa naik ke puncak untuk melihat Kota Kendari dari atas dengan mudah. Oh ya, kawasan Tugu Religi saat ini juga menjadi Taman Kota yang sering juga dijadikan sebagai tempat olahraga seperti jogging ataupun senam bersama di pagi hari saat weekend tiba. Di sore hari biasanya ramai dikunjungi warga untuk sekadar foto berlatar Tugu Religi ini.
Berkunjung ke Tempat Wisata, Kebun Raya Camping Ground
Ini adalah salah satu tempat wisata menarik yang sedang banyak diminati di Kota Kendari karena jaraknya tidak begitu jauh dari pusat kota. Saya dan keluarga sendiri pertama kali ke tempat ini akhir 2019 yang lalu kemudian awal tahun lalu kami pun kembali ke tempat ini lagi yang ternyata perubahannya sudah lebih bagus dari awal kami datang sebelumnya. Kalau untuk Fawwaz ini adalah kunjungan ketiga kali baginya namun kali ini pergi dalam rangka outing sekolah yang tentu saja saya pun juga mendampinginya dong.
Suasana di tempat ini masih sejuk karena berada di tengah kebun luas yang kini telah dikelola oleh Pemerintah Kota. Untuk masuk ke dalam Kebun Raya kita cukup membayar tiket masuk mulai Rp 10.000,- yang mana di dalamnya kita bisa menikmati berbagai fasilitas yaitu toilet, musala, spot-spot foto yang instagramable, gazebo atau saung kecil yang bisa disewa dengan tarif Rp 30.000, sedangkan saung yang lebih besar dikenakan tarif mulai Rp 50.000,-. Jika suka dengan tantangan, kita bisa menaiki puncak menara untuk melihat keindahan sekitar Camping Ground dari atas. Tidak hanya itu saja terdapat kali atau sungai kecil yang bisa digunakan untuk bermain air. Anak-anak paling suka jika ke tempat ini dan dibebaskan untuk mandi di kali.
Mengenal Makanan dan Cemilan Khas Daerah Melalui Mini Pameran dalam Kelas
Untuk kegiatan yang satu ini bukan hanya anak saja yang senang, namun orang tua pun juga bahagia karena karena dapat ikut berpartisipasi menyiapkan bahan makanan dan juga cemilan khas Kota Kendari. Kemudian, setelah pameran kami pun bersama-sama mencicipi makanan yang telah diperlihatkan kepada anak-anak.
Ada aneka olahan sagu baik berupa makanan pokok maupun cemilan khas. Kalau di Papua dikenal dengan papeda, kami di Kendari menyebutnya menyebutnya dengan sinonggi. Oh ya anak-anak juga ditunjukkan lho bagaimana sinonggi itu dibuat.
Selain itu ada aneka olahan ubi dan jagung serta yang tidak kalah menariknya adalah cemilan khas yang hari itu dipamerkan berupa aneka olahan kacang mente/mete/mede yaitu ada kacang mente goreng yang siap makan, keripik mete, coklat mete, dodol mente, brownies mete, pokoknnya semua serba mete. Oh ya tidak lupa juga ada bagea yang mana ini berasal dari tepung sagu yang dikenal dengan sebutan bagea dan ada jipang jagung juga. Cemilan-cemilan inilah yang sekaligus sebagai oleh-oleh khas Kota Kendari yang banyak dicari.
Penutup
Melalui kegiatan pembelajaran seperti ini, maka anak akan jadi lebih tahu tentang tempat-tempat yang ada di kota tempat tinggalnya begitupun dengan makanan khas dan juga kerajinan yang ada di kota tersebut. Sebenarnya pada tema pembelajaran sebelumnya, anak-anak juga telah dikenalkan dengan Museum Nasional Provinsi dan Perpustakaan yang ada di Kota Kendari ini yang tentunya menambah pengetahuan mereka tentang sejarah seputar Kota Kendari dan Provinsi Sulawesi Tenggara secara luas.
Selain berkunjung ke tempat-tempat yang sudah saya sebutkan tadi, kelas lain di sekolah Fawwaz juga berkunjung ke tempat wisata lainnya seperti Masjid Al Alam yang mana berlokasi tidak begitu jauh dari Tugu Religi. Masjid ini merupakan masjid yang dibangun di tengah laut dan salah satu tempat yang wajib dikunjungi juga ketika ada tamu yang berkunjung ke Kota Kendari lho. Tidak itu saja, ada pula kelas yang berkunjung ke Agrowisata dan juga Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), di sana anak-anak ditunjukkan langsung bagaiamana cara pembuatan kerajinan daerah dan lain sebagainya.
Yeaaay, sebagai Lifestyle Blogger ini jadi kebanggaan sendiri dong buat saya karena adanya kegiatan sekolah anak ini, saya bisa mengenalkan Kota Kendari juga pada Parents yang membaca blog ini. Siapa tahu suatu hari nanti Temans berkunjung ke Kota kami jadi udah ada sedikit gambaran dong tentang Kota Kendari itu seperti bagaimana.
Nah, gimana dengan sekolah anak-anak Temans? Ada kegiatan seperti ini juga kah di tempat kalian? Atau sudahkah Temans mengenalkan kepada anak tentang kota tempat tinggalnya? Sharing di kolom komentar juga yuuk! 🙂
Semoga bermanfaat.
Diah


Wow .. Tugu Religinya mentereng ya Diah. Keren.
Duluuu sekali tuh Kendari dikenal dengan cemilan mente … kacang mente saja. Sekarang rupanya sudah dalam bentuk macam ya cemilan bermentenya. Ada brownis juga. Keren.
Asik banget tugas sekolahnya. Dulu anak-anak saya gak ada tugas seperti itu. Paling kami yang berusaha mengenalkan. Seneng pasti ya kalau dapat tugas sekolah seperti ini
Anak-anak pasti senang nih sam tugas sekolahnya karena bisa mengenal apa saja yang ada di tempat tinggalnya. Walau sudah pernah, biasanya acara sekolah punya kesan yang berbeda.
bisa jadi ide yang menarik nih mba untuk study tour mengenalkan kota tempat tinggal kepada anak-anak disekolah
Anak-anak saat diajak ke pameran selain tambah wawasannya juga sekaligus berkenalan dengan santapan Nusantara ya. Menyenangkan kegiatan ini.
Hai mom penting banget memang mengenalkan anak pada kota tempat tinggalnya ya. Aku dari kecil tinggal di Depok dengan Bogor. Ya karena kota kecil mereka sudah muter-muter Bogor. Kendari itu banyak hal yang menarik ya mom…
Menyenangkan dan seru sekali ini kak buat anak2 , mengenalkan pada kota tempat tinggal nya, anak2 pasti happy banget. Ide menarik nih buat di tempat sekolah anakku, thanks kak
Perlu ini mengenalkan tempat tinggal kepada anak supaya suatu saat nanti tahu tinggal dimana ya. Jadi pengalaman juga buat anak tahu semua tentang kota tempat tinggalnya.
Wow, saya harus ke Kendari nih Mbak. Alhamdulillah ada gambaran tentang kota Kendari ini. Semoga someday bisa sampai kemari.
duh aku rasa tertampar mba.. dalam artian positif yaa.. sebab agenda jalan-jalan explore kota kelahiran anak-anak ( alias kota domisili kami saat ini ) masih sebatas wacana yang ga jelas kapan eksekusinya.. harus di UP nih, biar segera realisasi..
Waaah, kegiatan kayak begini pasti bikin anak2 senang. Mengenal kota kelahiran sendiri dengan cara yang menyenangkan. Nah ini juga bisa jadi referensi kalau mau jalan2 ke Kendari.
Terima kasih sharingnya mba 🙂
jadi ada gambaran tentang Kota Kendari nih, mba. Moga bisa main ke sana hehe
Aku belum pernah ke Kendari, padahal istrinya omku orang sana.
Tahunya Kendari selalu identik dengan kacang mede, ternyata banyak, ya, makanan dan camilan lain yang bisa dijadikan oleh-oleh.
Mudah2an bisa segera main ke sana. Aamiin.
Keren sih ini ngerjain tugas lewat pengenalan langsung jd lebih asik. Btw, belum pernah ke kendari nih, temenku dulu ada yg dri kota tersebut trus ada sewaktu di buat presentasi rentang kota tersebut, di sana terkenal sama jajanan kacabg mente, jd mau soal.y enak banget menurutku
seru banget ya tugas sekolahnya, bisa jadi ide buat diterapkan sekolah yang lain juga niy mba Diah dan juga anak-anak pastinya jadi tahu banyak tempat dan ikon kota-kotanya mereka sejak kecil