Buntelan Blogger Buku Indonesia, Fiksi, Giveaway, Review, Stiletto Indie Books

Nikah Muda – Thessalivia (Blog Tour & Pengumuman Giveaway)

                                       

                                                   Judul:       Nikah Muda
                                                   Penulis:    Thessalivia
                                                   Editor:      Dimas Abi dan Anastasha Eka
                                                   Penerbit:   Stiletto Indie Books
                                                   Halaman:   255
                                                   ISBN:      978-602-336-711-5

                                                   Terbit:     2018

       *Pesan bukunya bisa langsung ke instagram @stiletto_book di no WA 08812731411 ya 😎


*****


BLURB: 

Ketika Kirana dihadapkan pada pilihan antara kekasih yang dicintainya atau membahagiakan Ayah di saat-saat terakhirnya. 
Kirana (Kiran), 16 tahun. Ia kira hidupnya berjalan cukup baik untuk seorang anak yang telah kehilang Ibu. Kirana memiliki Ayah yang sangat menyayanginya, pacar yang keren, sekolah yang berjalan cukup baik, dan tentu saja hobi baletnya. Tetapi hidup Kirana tiba-tiba jungkir balik saat Ayah didiagnosis kanker usus, ditambah dengan rencana Ayah untuk menjodohkannya dengan orang yang sama sekali tidak dikenalinya.

Keno, 16 tahun. Seorang anak urakan yang tanpa perlu belajar, selalu bisa memperoleh nilai tinggi di kelas. Dia akan melakukan apa pun untuk dapat menyenangkan hati cinta pertamanya, Kirana.

Aji, 26 tahun. Sehari-hari sibuk dengan pekerjaannya sebagai analis bank. Sampai suatu hari dia diberi tanggung jawab untuk menjaga seorang anak atasannya, yang ternyata malah membuat Aji jatuh cinta pada pandangan pertama. 

 *****

Nikah muda? Rasanya saat ini nikah muda bukan hal yang asing lagi, tidak banyak dari remaja justru menginginkan nikah muda. Banyak diantaranya menginginkan nikah muda dengan alasan untuk menjauhkan diri dari zina. Daripada pacaran berlama-lama, terus hal lain yang tidak diinginkan terjadi, lebih baik nikah muda. Kurang lebih seperti itulah anggapannya. 

Akan tetapi hal berbeda terjadi pada Kirana. Dia terpaksa harus mengalami nikah muda atas permintaan terakhir Sang Ayah yang sangat mengkhawatirkan kehidupan Kirana sepeninggalannya nanti. Atas dasar tersebutlah Ayah menawarkan kesediaan salah satu karyawan kepercayaannya (Aji) untuk menikahi Kiran.

β€œSaya khawatir kalau umur saya tidak akan panjang lagi, sedangkan Kiran masih belia. Dan tidak ada yang lebih dapat saya percaya selain kamu untuk mendampingi Kiran, terutama di masa-masa transisinya menuju kedewasaan” (halaman 89)

Sejak mendengar rencana perjodohan tersebut, hidup Kiran seperti jungkir balik. Bagaimana tidak, jika dia harus menikah dengan orang yang sama sekali tidak dikenalinya sebelumnya. Di lain hal, Kiran sangat mencintai kekasihnya, Keno. Mereka telah lama saling mengenal. Berawal dari persahabatan di bangku SMP. Diawali dengan sama-sama duduk di kelas unggulan SMP Persada, salah satu SMP swasta favorit di wilayah Jakarta Selatan, mereka selalu duduk sederetan dan masuk kelompok yang sama jika ada pembagian tugas sekolah karena nama mereka dimulai dengan huruf yang sama.

Kitty adalah panggilan khusus Keno buat Kiran. Panggilan ini muncul karena pada hari pertama masuk SMP, Keno melihat Kiran membawa tempat bekal Hello Kitty dengan warna pink mencolok. Awalnya, Kiran selalu memprotes setiap Keno memanggilnya Kitty, tapi lama kelamaan ia malah menikmati panggilan khusus Keno untuknya. Kiran menyukai duduk di belakang Keno. Memperhatikan rambutnya yang urakan, menunggunya menengok ke belakang, dan mendengarkan candaan-candaannya. Tanpa Keno ketahui, dia telah menjadi motivasi bagi seorang yang sangat mengaguminya.

Kiran dan Keno memulai hubungan pacaran ketika mereka duduk di bangku SMA. Sayangnya hubungan ini tidak bisa berlangsung lama karena adanya perjodohan dari Sang Ayah. Meskipun Ayah juga telah mengenal Keno, tetapi keputusan Ayah tetap bulat untuk menjodohkan anak tercintanya kepada Aji. Dengan perasaan campur aduk, Kiran menyampaikan hal ini kepada Keno. Tentu berat bagi keduanya, tetapi demi Ayah, Kiran rela merasakan nikah muda bersama pilihan Ayah.

Sejak bertemu Kiran, Aji berusaha mengambil perhatian Kiran. Mendekatkan diri, menghibur Kiran yang sedang sedih karena kondisi Ayah yang drop. Berusaha selalu berada di samping Kiran, menguatkan. 

“Kiran, you know what, Semua hal yang ada di dunia ini hanya sementara. Seburuk apa pun keadaannya, semua pasti akan berlalu.” (halaman 110)

*****

Bagaimana kelanjutannya? Apakah Kiran ikhlas dan akhirnya bisa membuka diri untuk Aji yang benar-benar tulus mencintainya, seperti cinta Keno padanya? Ataukah Kiran memutuskan hubungan pernikahannya dengan Aji setelah meninggalnya Sang Ayah? Ceritanya sungguh seru dan buat pembaca penasaran. Bagi saya sendiri Mbak Thessa berhasil membuat saya terhipnotis dengan kisah cinta Kiran-Keno-Aji ini. Buat saya tidak ingin beranjak dari lembaran novelnya hingga tuntas. Untung baca novel ini setelah jadi Mamak-Mamak. Kalau baca buku ini 5 tahun yang lalu mungkin ikutan baper dan melow ingin punya suami dengan tipe seperti yang digambarkan pada karakter Aji *oupsss* :p

 *****

Okeee, penasaran kan pengen baca bukunya juga? Ayoo dong di pesan langsung ke alamat yang udah saya sebutkan tadi. Tapi kalau pengen dapatin novelnya secara gratis, boleh banget koq. Yuks, ikutan Giveaway #NovelNikahMuda karya Thessalivia ini. Berhadiah satu novel #NikahMuda GRATIS lho! Syaratnya mudah koq, simak baik-baik yah.

Syarat Giveaway #NikahMuda:

1. Wajib follow IG @thessalivia dan Facebook Thessalivia Reza. Follow IG @diahalsa dan Twit @diahalsa juga yah.

2. Sharing foto terkait postingan Giveaway #NovelNikahMuda di Sosmed kalian. Boleh IG, Twit ataupun FB. Jangan lupa sertakan tagar #NovelNikahMuda dan mention akun kami.

3. Silahkan jawab pertanyaan berikut di kolom komentar. Cukup satu kali saja.

“Jika kalian berada pada posisi Kiran, apakah akan menerima permintaan Nikah Muda ini?” 

*(ini general yah, artinya jika cowok, apakah kamu juga akan bersedia dinikahkan dengan gadis pilihan Ortu gituuu?)

4. Jawaban yang paling klik di hatiku itulah yang jadi pemenang *tidak bisa diganggu gugat, karena jurinya tunggal, saya sendiri* hihihih
Format jawabannya seperti ini:

Nama:
Twitter / FB/ Instagram/ Email  kamu:
Tautan share:
Jawaban:

5. Pemenang bersedia memposting foto buku hadiah di media sosial saat hadiah tiba. Posting foto saja dengan sedikit caption dari kamu, bukan ulasan tapi kalau mau mengulasnya juga boleh banget lho. Jangan lupa tagarnya #NovelNikahMuda dan mention IG @thessalivia dan @diahalsa biar kami tahu bukunya sampai di tangan dengan aman dan selamat.

6. Kuis berlangsung dari tanggal   22 – 31 Agustus 2018. Hadiah hanya akan dikirimkan kepada pemenang yang memiliki alamat kirim di Indonesia.

Selamat memikirkan jawabannya πŸ˜‰

**UPDATE 3 SEPTERMBER 2018**

Setelah membaca jawaban-jawaban yang masuk. Tibalah saatnya pengumuman Giveaway #NovelNikahMuda yaaah. Jawaban-jawabannya keren-keren dan semua bagus. Tapi ada satu jawaban yang klik di hatiku seperti syarat yang sudah saya ajukan di awal. Dan jawaban itu adalah dari *jreeeng jreeeng jreeeeng dengan back sound horrooorrr*
Mbak Nur Reti Jiwani 

Jawaban: 
Jika aku Kiran, ini adalah pilihan yang sungguh sulit. Apalagi mengingat usiaku masih 16 tahun. Tapi kalau dipikir kembali, 16 tahun juga sudah cukup dewasa untuk bisa berpikir mana baik buruk dan menimbang masa depan. Jika aku adalah Kiran, aku akan meminta waktu lebih kepada Aji. Jika Ia tulus mengasihiku, tentu Ia mau memberikan. Apalagi Aji lebih dewasa. Ah, maksudnya aku sebisa mungkin akan menuruti permintaan ayah (pertimbangan orangtua yang utama). Dengan syarat dan ketentuan yang sudah kupikirkan masak-masak tentunya. Jadi aku bisa tetap menjadi putri yang membahagiakan orangtua di sisa waktunya, tapi juga tidak sepenuhnya kehilangan kebebasan atas pemikiran diri pribadi dan tanggung jawab menentukan arah hidup. Bagaimana dengan sosok Keno? Jika sayang ia akan menjadi teman πŸ™‚
“Orangtua yang utama, tapi kebahagiaan dan jalan hidup sebisa mungkin ambil tanggung jawab didalamnya”.

Selamat yaaa Mbak.. πŸ‘ Emang benar dan saya setuju banget dengan ini. Kita tentu sayang dengan orangtua kita, apalagi jika tinggal satu-satunya seperti yang dialami Kiran tapi realistis juga dong yah bahwa kehidupan pernikahan yang akan kita jalani nantinya itu adalah harapannya sekali seumur hidup dengan orang yang tepat. Agar kita bisa merasakan nyamannya berumah tangga. Membangun keluarga yang harmonis dengan pasangan kita. Uhuuuy. 

Selamat ya Mbak, silahkan kirim alamatnya melalui DM IG atau boleh juga ke WA (085241561987)
Ditunggu yaaahh πŸ˜‰

Buat yang tidak terpilih, jangan berkecil hati dan kapok ikut GA disini yah. Terimakasih atas partisipasinya πŸ™