Rasanya seluruh belahan Indonesia ini sedang viral dengan permainan lato-lato yang bikin gemas itu. Betul apa benar gak nih?
Yah, gimana gak bikin gemas coba kalau pagi-siang-sore-malam yang kedengaran hanya tak-tok-tak-tok yang bersahutan dari berbagai arah. Syukurnya tuh sekarang di rumah lagi gak ada bayi. Hmm, coba kalau ada bayi, pasti saya udah buat pengumuman dilarang melintas depan rumah sambil main lato-lato! Huuft.
Lato-lato, Permainan Jadul yang Kembali Viral
Lato-lato ini sebenarnya bukan permain baru sih ya, karena sebelumnya saya juga sudah pernah mengenal permainan yang satu ini. Tapi emang dari dulu saya tidak begitu menggubrisnya, hehehh. Saya sendiri sih kenal lato-lato ini sewaktu duduk di bangku SMA (kalau tidak salah) which is sekitar 20 tahun yang lalu. Gak tahu juga sih kenapa malah waktu SD si lato-lato ini tidak ada ya? Malah kenalnya nanti saat sudah berseragam putih abu-abu.
Bahkan dilansir dari katadata.co.id menyatakan bahwa lato-lato ini sebenarnya bukanlah permainan asli Indonesia melainkan berasal dari Amerika Serikat yang dikenal dengan sebutan dengan clackers, click-clacks, clacks, knockers, ker-bangers, atau clankers. Cara mainnya sih sama aja dengan permainan lato-lato di Indonesia.
Oh ya, FYI, kalau di Sulawesi sih lato-lato ini biasanya dikenal dengan sebutan “katto-katto” atau ada pula yang menyebutnya dengan“latto-latto”. Keduanya memiliki kesamaan yaitu sama-sama double “t” pada penyebutannya.
Plus Minus Bermain Lato-lato
Segala sesuatu itu jelas punya plus minus yekan? Nah, begitu juga sih dengan fenomena yang sedang booming ini. Fenomena lato-lato yang sebenarnya tidak hanya digemari oleh anak-anak saja namun segala kalangan pun juga menyenanginya kok. Bahkan di sosial media pun kita biasa melihat banyak
orang dewasa yang penasaran untuk bisa memainkan permainan yang terlihat sederhana ini namun nyatanya tidak semudah itu menaklukkannya.
Nilai Plus Anak Bermain Lato-lato
Nah, apa aja sih keunggulan atau nilai plus bermain lato-lato itu? Oh ya tentu ada keunggulannya kok bermain lato-lato antara lain:
- Melatih fokus dan konsentrasi; Walaupun terlihat mudah, nyatanya bermain lato-lato itu tidak gampang lho karena butuh fokus dan konsentrasi. Dalam hal ini dengan bermain lato-lato akan melatih kemampuan kognitif dan menstimulasi motorik anak, dimana koordinasi antara pikiran dan tangannya dalam memegang tali agar tidak terlepas saat digerakkan.
- Melatih kesabaran; Bermain lato-lato itu bukan hanya sekadar benturin dua bola itu lho tapi lebih dari itu kita harus sabar berlatih karena bermain lato-lato ini secara tidak langsung butuh strategi hinga bisa berhasil memainkannya. Jika gagal dalam percobaan pertama, jangan langsung menyerah dan coba lagi kemudian.
- Mengalihkan kebiasaan bermain gadget; Tidak bisa dimungkiri kalau anak-anak sekarang itu sudah tergantung dengan gadget. Dengan adanya lato-lato ini bisa mengalihkan anak untuk tidak bermain gadget sejenak. Bermain lato-lato bersama teman sebaya juga bisa menjadi pilihan dan meningkatkan nilai sosial anak karena mereka bisa berinteraksi secara langsung dengan teman-temannya.
Nilai Minus Anak Bermain Lato-lato
Hmm, ternyata bermain lato-lato emang bagus kok ya bagi anak. Tapi bukan berarti gak ada nilai minusnya seperti berikut:
- Berisik; Poin pertama pasti berisik, ribut, bising. Mengganggu ketenangan jiwa, ya gak nih? Hahah, kalau saya sih yes. Apalagi kalau main lato-latonya berjamaah gitu, waduh berasa gak bisa dengar deh.
- Jadi lupa waktu; sebenarnya tidak jauh berbeda dengan gadget, anak yang sudah kecanduan bermain lato-lato juga akan terus bermain lato-lato hingga tidak kenal waktu untuk bermain. Bahkan di malam hari sekali pun masih saja terdengar suara lato-lato yang dimainkan oleh anak-anak. Tentu ini akan mengurangi waktu mereka istirahat dan juga belajar, bukan? Oh ya, tidak jarang juga lho ada anak yang masih bawa lato-lato ke sekolah, kan sayang tuh bisa mengganggu konsentrasi mereka saat belajar.
- Berbahaya; Nah ini nih yang paling buat saya khawatir kalau anak bermain lato-lato karena bisa saja bolanya itu mengenai anggota tubuh saat bermain, benjol di tangan ataupun di bagian tubuh lainnya. Tidak hanya itu, talinya pun juga bisa melilit ke tangan ataupun leher.
Jadi, Anak Bermain Lato-Lato, Yay or Nay?
Tidak ada salahnya memang bermain lato-lato mengingat permainan satu ini juga memiliki kelebihan atau sisi positif meskipun juga memiliki sisi negatif sih ya.
Anak saya yang kedua, Si Fawwaz sebenarnya sudah berapa kali minta dibelikan lato-lato tapi hingga hari ini saya masih belum membelikannya. Saya merasa di umurnya yang baru 5 tahun itu, bermain lato-lato belum cocok untuknya. Secara anak ini kadang masih suka emosian kalau main lalu tidak bisa menang, misalnya. Nanti malah membahayakan dirinya sendiri atau malah kena ke kakak ataupun adik kecilnya.
Di samping itu, alasan lainnya adalah saya tidak tahan dengan suara bising kalau anak terus-terus bermain lato-lato. Lah, anak-anak tetangga yang lewat sambil tak-tok-tak-tok itu aja sering buat saya ngomel sendiri. Gimana kalau anak sendiri yang main lato-lato dalam rumah? Duh, bisa-bisa Mamak auto jadi singa ini, hahahh.
Nah, jadi gimana dong? Anak main lato-lato, yay or nay? Hmm, sebenarnya YAY aja sih. Toh, main lato-lato ini juga bisa bermanfaat kok bagi perekembangan emosi dan sosial anak. Tapi perlu dalam pengawasan orang tua ya, mengingat permainan ini cukup berbahaya jika anak dibiarkan bermain sendiri. Terlebih jika anak yang memang masih belum cukup umur seperti anak saya yang baru duduk di bangku TK itu.
Penutup
Lato-lato,
permainan jadul yang kembali viral mulai akhir tahun 2022 lalu ini nyatanya membawa dilema bagi sebagian orang tua. Segala sesuatu memang memiliki sisi positif dan negatif sih, begitu juga dengan permainan lato-lato ini.
Bagi saya pribadi jika ditanya apakah boleh anak bermain lato-lato? Saya sih bisa jawab YA tapi dengan catatan anak harus selalu dalam pengawasan orang tua saat bermain lato-lato dan ada batasan waktu tertentu saat bermain, jangan sampai anak tidak bisa dikontrol dan terus-terusan bermain hingga mengganggu ketenangan orang karena bunyi lato-lato yang berisik bin ribut itu.
Nah, gimana nih dengan Parents lainnya? Anak-anaknnya main lato-lato juga kah atau malah big NO untuk lato-lato? Sharing di komentar juga yuk. 😉
Semoga bermanfaat,
Diah
___________________
Referensi:
https://katadata.co.id/intan/lifestyle/63be85a301cf8/sejarah-lato-lato-hingga-laranganannya-di-amerika
Emang si lato-lato ini lagi tenar- tenarnya ya mbak. Pertama sih anak saya cuek aja. Mgkn karena banyak teman sekitar yang main, jadinya keduanya anak saya minta di beliin. Bahkan si kecil yg baru dua tahun lebih udah minta beli Lo. Akhirnya saya belikan. Buat si kecil lato-lato nya yg kecil juga saya belikan. Sederet pesan saya lontarkan sama si Abang sebelum main Ama temannya kayak jgn terlalu dekat-dekat (khawatir kalo putus atau pecah kenak mata).kalo si kecil mainnya di bawah pengawasan saya. Tapi syukurnya mereka mainnya juga gak intens.
Duh puyeng Saya denger suara Lato2, tapi masih lebih bagus timbang maen game di gadgaet sih ya paling engga main latto2 bikin anggota tubuh bergerak hehehe
Kalau anak main lato latonya sbntar aja gk trus penasaran main spnjang hari saya sih yes tapi kalo gara2 lato lato smua jadi berantakan anak gk mau beljar trus suara jga bising duh gak deh mnding saya sita aja tuh lato lato hahha
waktu mainan viral ini baru muncul aku memang engga berminat untuk membelikan eh pulang kantor ayahnya yang beliin, ya gpp sih di mainin asal tau tempat dan waktunya biar aman sentosa ya mba
Saya pribadi sampai sekarang gak merasa terganggu dengan suara lato-lato. Meskipun di sini juga pada main. Tapi, hanya menyayangkan aja karena kayak gak kenal waktu.
Termasuk permainan musiman juga. Sekarang udah semakin jarang yang main. Anak-anak kembali main sepatu roda. Kayaknya mulai pada bosan sama lato-lato 😀
aku pribadi sih sebenarnya terganggu dengan suara si lato-lato ini, tapi kalo anakku minta main yaudah gapapa asal hati-hati
Haduh lato-lato tadinya berpikir anak nggak akan beli mainan itu, eh nggak lama dia punya pusing banget denger suaranya. Bahkan di sini karena ada ya pertandingan lato-laba gitu jangan-jangan nanti pas 17 agustus ada lomba laki-laki
Ada plus minusnya ya mom main lato-lato.Anakku kebetulan sudah remaja tidak main ini. Tetapi anak tetangga samping rumah seneng banget main ini. Ya nikmati saja keributannya, he…he…he
Kayanya lagi ngehits banget nih Lato-lato di seluruh Indonesia. Anak saya dibolehin main ini dengan catatan kudu hati-hati, jangan sampai kena tangan or kepala. Sisi positifnya gadget sedikit teralihkan. Negatifnya sih saya khawatir lato-lato kena ke tangan or kepala anak
20 tahun lalu Kak Diah SMU, wah seusia kakak ketiga daku nih berarti hehe. Berarti memang dari sejak dulu ada ya. Soalnya daku kecil gak ada permainan ini, dan gak kepengan sih ponakan daku main ini lebih baik yang lain selain gadget hehe
anak saya sudah dibelikan lato-lato tapi dia masih belum bisa mainnya jadi nggak terlalu berisik di rumah. nggak tahu ya kalau nanti dia sudah bisa memainkannya apakah bakal terus main lato-lato atau tidak
Aku sejujurnya termasuk yang risih dengan bunyinya.
Sehingga meskipun usianya sudah bisa bermain latto-latto, agak malas, huhuhu.. Kayanya ada alternatif permainan lain yang lebih seru dan bikin anak ga nempel gadget terus juga..
Pusing saya dengan suara tek tek tek gini, apalagi pas lagi sakit gigi huhuhuh, tapi bagusnya anak – anak jadi ga kecanduan hp terus yah
Lato2 ini dimana2 ada, anakku yang kecil aja punya 3 duh kalau sesekali dimaininnya sih yay aja kak, cuma kalau terus2an yah berisiknya itu lho hehehehhe.. bikin pusing deh. Cuma emang anak jadi asik main lato2 bisa sejenak lepas dari hape
Aku gak bermasalah sih sama anak-anak yang bermain lato-lato. Asal jangan deket-deket anakku. Hehee. Aku ga mau menanggung resiko kalau kena lato-lato. Untuk suaranya sih masih bearable, asal ortu juga bisa kasi tahu, di tempat tertentu, jangan berisik
Hehehe aku jadi geli sendiri baca ini karena anak dan suamiku juga suka main lato lato hahaha. Berisik sih tapi waktu bonding Bapak-Anak wkwk
Main lato2 memberikan solusi buat anak2 yang main HP terus, tapi ga tahan sama suara berisik dari Lato2
emang lagi hits sik mainan ini, aku sendiri gak keberatan sama anak yang main lato-lato.. untungnya anak-anak di lingkungan aku tau waktu sik.. suara lato lato baru kedengeran setelah mereka pulang sekolah.